▼

Kamis, 14 November 2024

Wanita KrΕ«ra

Aku dicintai kamu dengan utuh
seperti acuh tapi perasaan di hati sangat riuh
aku tersenyum tersipu menyukai caramu yang angkuh
lebih setan dari setan yang bergentayangan dalam angan yang ingin merengkuh

Singkatmu sangat bermakna
terkadang aku menerka
menanyakan pada sapa apakah kamu hanya pura-pura
ataukah memang sifat alamimu seperti itu untuk mencinta?
tetapi aku mulai paham akan caramu membuatku bahagia

Kamu mengolah dengan sangat indah posesifku
membuatku seakan terbelenggu oleh rindu
Aku berperang hebat dengan cemburu dalam diri
menebalkan selaput cinta yang membungkus setiap inci ruang dalam hati

Aku egois tentang apapun yang menghubungkan kita
bahkan angin pun tidak kurelakan berhembus di rautmu yang juwita
Sempat terbesit penyesalan di masa lampau
mengapa baru kutemukan kamu disaat sinarku sudah pudar dari kisah lalu yang parau

Mutlak kamu jadi satu-satunya orang yang menempati rumah megah yang ku bangun di palung hati
Takkan ada yang mampu menembusnya karena kamu pemegang kuncinya
Berdiri kokoh benteng-benteng yang direkatkan oleh rindu
Meriam-meriam penghancur kekecewaan sudah siaga melepaskan artilerinya


Topan Arif
Tulungagung, 15 November 2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar