▼

Minggu, 21 Januari 2024

Hujan Hari Ini


Ketika cinta adalah pergulatan
Dan hidup adalah perang
Saat aku tak mampu lagi berjuang
Dan ketika kakiku mulai lemah pecah-pecah digilas kenyataan

Saat aku terkurung
Menimpa semua beban dalam hidup
Bahkan kelaparan menyeretku
Bertahan berhari-hari

Waktu seakan mati
Detik seakan sunyi
Dan senyum tawa getir menjadi teror ketakutanku

Sendiri dalam kematian di dalam hidup
Sendiri dalam kematian di dalam hidup

Dan mereka mengepung
Saat kurasakan pisau kepedihan menyerempet kulitku
Hatiku seakan tak mampu berteriak lagi
Sakit
Sakit 
Sekat tersekat oleh sesak

Kamu datang
Kamu menyentuh
Kamu memeluk
Kamu menyentuh

"Dunia ini adalah zona perang, ucapmu"

Dan aku punya tameng, yang kelak akan kamu pakai sebagai perisai kehidupan demi kehidupan....
Dan menceritakan
Mengabarkan kepada zaman

untuk aku tidak menyerah

BERJUANG
BERJUANG
BERJUANG

Karena cintamu 
Karena percayamu
Karena pedulimu
Karena welasmu

Jika kebencian adalah racun, maka cinta adalah obatnya
Dan kaulah yang mengusir iblis dari pintuku

Saat mereka menyudutkanku

Hampir menyerah

Sekap menikam
Tidur mengusap
Tanpa air mata lagi

Karena nyala di dalam bara padam seiring waktu
Dan sesekali terjadi

Karena kutahu kini aku tak sendiri

Seratus ribu tentara di langit 
Aku tak perlu kuatir malam yang tetaplah gelap
Denganmu di sisiku
yang menjaga hati
yang menawar letih
Bak tentara malaikat

“ceritakan kepada dunia dan kabarkan kepada masa setiap detik keringat letih akan terbayar, dan kamu yang akan mengemasi jasadku hingga nisan yang kamu tanam menjadikan sebuah prasasti bahwa perseteruan hati tak akan pernah berguna, bahwa cinta adalah keindahan semesta, menelan semua ambisi, membuang jauh semua ke-akuan, mempercayakan kepada takdir sebagai jawaban atas doa-doa yang terucap, dan hati itu adalah suci, hati itu adalah peradaban bukan lagi kasta bahkan pengungkit perbedaan”

Aku yang hanya lah Bagian yang Hilang.


2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar