setelah hari yang panjang
terbungkus lelah
yang menempel di wajah.
Gelap sengaja diciptakan malam
agar matamu lelap terpejam
Ku bisik namamu dengan pelan
Ku titip pada hembus angin semilir perlahan.
Ku harap segera sampai padamu
lalu samar kau dengar suaraku
diantara sadar dan lelap tidurmu
Topan Arf
Tulungagung, 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar