▼

Senin, 04 Maret 2024

𝐒𝐚𝐤𝐚𝐮

Aku membayangkan ada disini
dalam rumah pohon denganmu
menyapa deru angin
dan gemericik air yang jatuh 
karena gerimis datang.

Mendengar burung pelatuk berkicau
tentang illegalloging yang
melenyapkan rumah mereka,
Tentang pohon tumbang menghilangkan telur
yang baru saja akan melihat dunia.

Tak banyak yang kita bicarakan
kita minum secangkir kopi
asapnya menggumpal
membentuk wajahmu dalam bayang kekal.

Senyummu yang muncul
bersamaan datang senja
menyambut tenggelamnya sang surya.

Riak air dalam genang tersapu angin
memecah lamunanku
membayangkan hari-hari berlalu
indah saat denganmu.


Topan Arf
Tulungagung, 01-03-2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar