▼

Rabu, 27 November 2024

Dari Akar Untuk Daun Gugur

Kalau bukan sama kamu terus mau sama siapa lagi?
Cuma sama kamu senyum di wajah bisa merekah sendiri
Cuma sama kamu aku bisa manja walau tak seutuhnya merasa dicinta
Kalau udah cinta sama seseorang mau seluruh dunia bilang dia buruk juga aku tetap cinta
Kurang ini itu seperti kata mereka juga tidak akan merubah semua

Ibarat rasa itu adalah benih dan rindu adalah akar
Kasih sayang menjelma jadi pupuk mekar di tanah
Kuncup bunga yang tumbuh adalah cinta
Mekar jadi kembang seperti tembang-tembang bertalu dikidungkan
Jangan biarkan hati tumbang karena banyak kumbang yang berdatangan menuai benang kala hari mulai petang

Begitulah akar-akar yang menancap kuat karena cinta berkata
Akar-akar itu yang membawa indahnya kehidupan yang ada di taman-taman
Akar-akar yang tidak lapuk meski tidak terurus
Yang tidak mati diterpa ganas kemarau
Yang tidak musnah terpotong tajam cangkul
Akar tetap saja terdiam di ladang begitu sabar menunggu musim untuk kembali bertunas
Begitu kuat akar-akar ini bertahan disini
Itulah aku, akar-akar yang tertanam itu

Burung-burung bermigrasi membawa perpisahan menjatuhkan daun cinta kita pada musim gugur pertama, semoga kelak di musim penghujan kita dipertemukan kembali, diguyur rindu sederas air yang turun membasahi apa yang ada pada semesta


Topan Arif
Tulungagung, 27 November 2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar