Satu hari tanpa tawa adalah hari yang sia-sia. Tetaplah tertawa waulaupun dipenuhi luka dan perasaan kecewa.
Senin, 04 Maret 2024
𝐄𝐥𝐞𝐠𝐢 𝐊𝐨𝐭𝐚𝐤𝐮
1 dari 365 hari yang baru
Aku kembali ke kotaku
Menepati janjiku walau dengan rasa kehilangan yang bahkan aku sendiri tak bisa mengungkapkan.
Kira-kira kau jenuh tidak?
Saat aku pulang mengunjungimu hanya untuk menenangkanku dari rumitnya sebuah kehilangan.
Ku harap tidak,
Sebab Tulungagung adalah bagian terbaik bagiku untuk merelakan
Merelakan sesuatu yang tak semestinya ku pertahakankan.
Merelakan,
Saat mereka salahkanku
Saat mereka malayangkan tuduhku
Saat mereka hanya melihat alpaku.
Merelakan,
Saat prahara buatku bersimbah
Saat seteru berserak mengajak meradang
Saat naas sebabkan hati meluka dari sedu sedan.
Tulungagung,
Entah kali keberapa kita berpapasan
Aku selalu suka caramu menyapa lembut bersama angin
Aku suka caramu membawa kesunyian
Aku suka caramu membawaku pada sebuah kenangan
Tulungagung dengan segala romantismenya.
Bagaimana kalau kita bertemu disini?
Dimana jatuh hati disini akan jatuh sejatuh-jatuhnya
Jika patah hati,
Akan patah sepatah-patahnya
Lantas kita bersua dan membangun cinta setinggi-tingginya.
Waksudha paramita; Tulungagungku tercinta.
Topan Arf
Tulungagung, 21-2-2024
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Upon the Ruins of Mine Own Soul
Di bawah kening malam yang mengafani cakrawala, ia menanak nestapa di tungku tulang rusuknya sendiri; menyantap serpihan diri dengan mulut y...
-
Setelah kamu pergi... Pertanyaan yang tersisa masih sama... "𝗔𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗺𝘂 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗯𝗮𝗵𝗮𝗴𝗶𝗮 ?" Namun...
-
Aku kira aku telah usai denganmu, namun diam-diam, langkahku masih hafal arah pulang ke tempat yang selalu menyimpan namamu. Aku hidup ...
-
Aku melihatmu mengambil sebatang keretek. Mengamatinya sambil menekan perlahan tubuh kakunya. Mencari celah lunaknya dimana kenikmatan ter...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar