Minggu, 10 November 2024

Semoga

Semoga lekas reda ragu dalam dirimu,
agar di kesempatan kedua ini tiada yang nihil pada kita.
Waktu saja barangkali belum kuat lama-lama di hadapan kita.
Jangan lagi mengusirku dari hatimu biar tak gusar hariku bila rindu kamu begitu.

Semoga betah-betah kucintai begini,
di sepanjang usiamu yang kuhinggapi.
Meski pulang terasa begitu jauh,
akan sampai padamu masa dimana aku berlabuh.

Semoga aku tidak lagi bisa membendung perasaan yang sempat kubiarkan begitu saja.
Menguap ke udara dan bertebaran menjadi tetes embun lalu menjelma air musim hujan.
Semoga aku tidak lagi bisa menahan perasaan dalam diriku yang tumbuh berlipat ganda yang menjelma banyak rupa dalam kepala.
Sementara kamu tidak juga tahu upayaku menenangkan bayanganmu.

Jadi,
jika tiba-tiba aku terlihat kaku pada percakapan-percakapan kita,
sungguh banyak hal yang sedang aku tenangkan dalam diri yang riuh sejak lama.

Aku dengar lagu keras-keras yang marah,
kusimpan sendu dalam adegan tawa yang murah.
Hanya semata agar bisa aku mengelabui diri,
dari perasaan padamu yang bertumpuk makin tinggi.

Topan Arif
Tulungagung, 10 November 2024

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Upon the Ruins of Mine Own Soul

Di bawah kening malam yang mengafani cakrawala, ia menanak nestapa di tungku tulang rusuknya sendiri; menyantap serpihan diri dengan mulut y...