Si jalang sedang bermain cinta
Hatinya rantai putus
Tak pernah dicumbu pelumas baja
Karat mengikat badan ia yang lurus
Rambutnya selendang mayang
Penuh warna terpancar manisnya pada mata yang memandang
Menari diantara bayang-bayang
Konsepsi hidung belang melayang-layang
Ia mendekati lelaki itu lagi
Tubuhnya ia kupas
Ia berkata "hatimu mangga busuk"
Seketika manisku sirna
Si jalang membasuh birahinya dengan air mata
Si hidung belang kehilangan sperma
Puas dehaga si jalang menghirup udara
Melangkah kakinya terseok-seok matirasa
Suaranya merdu bak kaset kusut
Meneriaki sekawanan anjing keriput
Badannya wangi bunga melati
Lalat-lalat itu sudah enggan mendekati
Topan Arif
Tulungagung, 13 Desember 2024
Satu hari tanpa tawa adalah hari yang sia-sia. Tetaplah tertawa waulaupun dipenuhi luka dan perasaan kecewa.
Sabtu, 14 Desember 2024
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Upon the Ruins of Mine Own Soul
Di bawah kening malam yang mengafani cakrawala, ia menanak nestapa di tungku tulang rusuknya sendiri; menyantap serpihan diri dengan mulut y...
-
Setelah kamu pergi... Pertanyaan yang tersisa masih sama... "𝗔𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗺𝘂 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗯𝗮𝗵𝗮𝗴𝗶𝗮 ?" Namun...
-
Aku kira aku telah usai denganmu, namun diam-diam, langkahku masih hafal arah pulang ke tempat yang selalu menyimpan namamu. Aku hidup ...
-
Aku melihatmu mengambil sebatang keretek. Mengamatinya sambil menekan perlahan tubuh kakunya. Mencari celah lunaknya dimana kenikmatan ter...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar