Sabtu, 25 April 2026

𝗦𝗲𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗔𝗸𝘂 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗿 𝗣𝗲𝗿𝗴𝗶


Jika suatu hari kamu merasa ada yang hilang,
itu karena kamu yang sengaja memberi renggang,
bukan aku yang melangkah untuk meninggalkan,
karena hingga detik ini tempatku masih disini diantara penyesalan.

Mungkin dulu ketakutan terbesarku adalah kehilanganmu, saat ini aku hanya harus membiasakan diri tanpamu.

Bernafas sendirian tanpamu, mengalahkan hari-hari yang mungkin akan jadi hari-hari yang sepi tanpa tegur sapamu, aku harus membiasakan itu.

Hari dimana aku menanyakan kabar mungkin membuatmu bosan.
Semoga kabarmu selalu baik, agar aku tidak lagi memendam pertanyaan di setiap detik.
Setiap pagimu akan jadi lebih baik tanpa rentetan pesanku dan juga malammu mungkin akan penuh dengan mimpi selepas aku pergi.

Sekarang, kamu akan tinggal di dalam arsip dan kapanpun akun rindu aku bisa melihatnya tanpa kamu tahu, bedanya rinduku nanti tidak akan pernah aku beri tahu.

Kamu pun bisa terbebas dari tamparan bertubi-tubi di muka, berapa kali pun aku berusaha responmu juga akan sama acuhnya.

Mungkin dulu aku selalu berharap kita selamanya tapi sekarang harapanku berbeda. 
Sekarang aku lebih pasrah, 
semoga kamu mendapatkan bahagia 
dengan siapapun yang bisa memberimu 
gembira.



Malang, 26 April 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Upon the Ruins of Mine Own Soul

Di bawah kening malam yang mengafani cakrawala, ia menanak nestapa di tungku tulang rusuknya sendiri; menyantap serpihan diri dengan mulut y...